Agenda Spesial di Bulan Spesial (1)

    0
    467

    Ramadhan, bulan bertabur berkah. Dia adalah tamu agung yang kedatangannya telah ditunggu dan dinanti oleh para perindunya. Ibarat tamu agung, maka tentu para penantinya telah menyusun agenda untuk menyambut dan membersamai tamu agung tersebut hingga akhir masa berkunjungnya. Sungguh naif bagi mereka yang melewatkan wakut tersebut. Sungguh naif bagi mereka yang melewatkan hari-harinya begitu saja di bulan mulia itu, dan menjalaninya secara biasa, layaknya hari-hari selainnya.

    Beberapa kegiatan atau amalan yang baik untuk diagendakan mulai saat ini adalah

    1. Shalat tarawih

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    من قام مع الإمام حتى ينصرف كٌتب له قيام ليلة

    “Barangsiapa berdiri melaksanakan shalat di malam hari bersama imam hingga sang imam itu selesai dari shalatnya, niscaya akan dicatat baginya pahala seorang yang berdiri semalaman melaksanakan shalat.” (HR Tirmidzi)

    1. Sedekah

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    أفضل الصدقة في رمضان

    “Semulia-mulia sedekah adalah yang dilakukan di bulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi). Oleh karena itu, Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

    كان صلى الله عليه وسلم أجود الناس وكان أجود ما يكون في رمضان، كان أجود بالخير من الريح المرسلة

    “Rasulullah adalah sosok yang sangat dermawan. Ketika tiba bulan Ramadhan, beliau akan lebih dermawan lagi. Bahkan kebaikan beliau melebihi angin yang berembus membawa keberkahan.” (HR Bukhari)

    1. Memberi buka puasa

    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

    مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، إِلَّا أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ

    “Barangsiapa memberi buka puasa bagi orang yang berpuasa, baginya pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR Ahmad)

    Pahala orang yang berpuasa itu, hanyalah Allah yang menghingganya. Maka bagaimana jika ia juga memberi buka puasa kepada satu saudaranya yang berpuasa? Lalu, bagaimana lagi jika ia menyiapkan buka puasa kepada banyak saudaranya yang berpuasa?

    1. Membaca Al-Qur’an

    Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengkhususkannya sebagai bulan untuk kembali mengkhatamkan Al-Qur’an bersama Jibril. Setiap malam Jibril datang menemui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk membaca Al-Qur’an secara bergantian dengan beliau. (HR Ahmad)

    1. Duduk di masjid hingga matahari terbit

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    من صلى الفجر في جماعة ثم قعد يذكر الله حتى تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين كان له كأجر حجة وعمرة تامة تامة تامة

    “Barangsiapa shalat fajar di masjid berjamaah kemudian ia tetap duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, dan shalat dua rakaat setelahnya, niscaya ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah secara sempurna, secara sempurna, secara sempurna.” (Syarhus Sunnah)

    1. I’tikaf

    Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata,

    كان النبي صلى الله عليه وسلم يعتكف في رمضان عشرة أيام، فلما كان العام الذي قُبض فيه اعتكف عشرين يوماً

    “Rasulullah biasanya beri’tikaf selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Namun, ketika tahun wafatnya, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari akhir bulan Ramadhan.” (HR Bukhari)

    1. Menghidupkan malam-malam Ramadhan untuk menjaga lailatul qadr

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً غُفر له ما تقدم من ذنبه

    “Barangsiapa secara ikhlas dan mengharap pahala melaksanakan shalat di malam kemuliaan (lailatul qadr), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari dan Muslim)

    1. Memperbanyak dzikir dan doa

    Khususnya di saat berbuka dan sepertiga malam terakhir. Allah berfirman,

    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

    “Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, katakan kepadanya sesungguhnya Aku ini dekat. Aku mengabulkan permintaan hamba-Ku yang berdoa kepada-Ku. Maka hendaknya mereka menjawab seruan-Ku dan beriman kepada-Ku. Dengan itu, mereka akan mendapatkan petunjuk.” (al Baqarah: 186)

    Ayat yang berisi perintah untuk berdoa ini Allah letakkan di sela-sela ayat tentang hukum-hukum terkait dengan puasa sebagai isyarat bahwa bulan ini adalah bulan untuk memperbanyak doa.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِنَّ لِلَّهِ عُتَقَاءَ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ لِكُلِّ عَبْدٍ مِنْهُمْ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَة

    “Sesungguhnya Allah ta’ala di bulan Ramadhan mempunyai orang-orang yang akan Ia bebaskan dari api neraka pada setiap siang dan malam hari, dan setiap mereka memiliki doa yang akan dijawab.” (HR Ahmad)

    1. Umrah

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي

    “Umrah di bulan Ramadhan setara dengan haji bersamaku.” (HR Bukhari)

    Demikian beberapa agenda menarik, bermanfaat, dan penuh keberkahan di bulan special yang Allah tawarkan bagi para perindu Ramadhan. Lantas tawaran manakah yang akan Anda penuhi? Tawaran spesial dari Allah ini atau tawaran syaithan mengisi hari dan malam-malam Ramadhan? Pilihannya tentu ada di tangan Anda. Namun, ingat,  Jibril ‘alaihissalam pernah berdoa, yang lantas diaminkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    شَقي عَبدٌ أَدركَ رمضانَ فانسَلخَ مِنهُ ولَم يُغفَر لَه

    “Semoga kecelakaan menimpa seorang yang telah lepas Ramadhan, lantas dosa-dosanya belum terampuni.” (HR Bukhari)

    Semoga Allah menyampaikan usia kita di bulan yang agung itu, dan memberkahi kita di bulan mulia tersebut.

     

    ______________________________

    (1) Beberapa agenda yang disampaikan terikat dengan ketentuan dan kebijakan penanganan covid di masa pandemi ini oleh penanggung jawab di wilayah masing-masing.