Akhlak, Kemudian Ilmu

    0
    74

    Satu diantara karaketer yang dimiliki oleh ilmu agama bahwa keberhasilan sesorang dalam mempelajarinya tidaklah semata dinilai dari bertambahnya wawasan keilmuwan orang itu. Tetapi keberhasilannya dinilai dari sejauh mana ilmu tersebut dapat berpengaruh secara positif dalam membentuk kepribadian dan akhlak penuntutnya.

    Olehnya, mempelajari akhlak adalah tahapan yang hendaknya menempati skala prioritas dalam proses menuntut ilmu secara umum. Demikianlah petunjuk para ulama salaf. Sufyan At Tasauri rahimahullah berkata;

    كانوا لا يخرجون أبناءهم لطلب العلم حتى يتأدبوا

    “Para salaf tidaklah mengutus anak-anaknya menuntut ilmu hingga mereka mempelajari adab terlebih dahulu.”. Abdullah bin Mubarak rahimahullah berkata;

    طلبت الأدب ثلاثين سنة وطلبت العلم عشرين سنة

    “Saya mempelajari adab selama 30 tahun, dan saya belajar disiplin ilmu agama lainnya selama 20 tahun.”. Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata, dahulu ketika memakaikanku imamah (penutup kepala), ibuku berkata kepadaku ;

    اذهب إلى ربيعة فتعلم من أدبه قبل علمه

    “Pergilah belajar kepada Rabi’ah. Pelajarilah darinya adab sebelum mempelajari ilmunya.”.

    Demikianlah perhatian para ulama salaf terhadap akhlak dan adab. Hal ini pula yang kiranya menjadi sebab mengapa para ulama tidak menganjurkan seorang belajar secara otodidak. Yaitu agar mereka dapat belajar adab dan akhlak dari para ulama secara langsung. Abdullah bin Wahab rahimahullah berkata;

    ما تعلمناه من أدب مالك أكثر مما تعلمناه من علمه

    “Apa yang kami pelajari dari adab imam Malik adalah lebih banyak dari yang kami pelajari dari ilmunya.”.

    Baiknya akhlak dan adab seseorang, itulah yang menjadikan mereka terpuji dan mulia disisi Allah. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terkumpul pada diri Beliau ilmu, akhlak dan adab; namun ketika memujinya, Allah berfirman;

    وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ

    “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”. (Al Qalam; 4)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here