Aktif, Jangan Menunggu !

    0
    106

    Umar Ibn Khattab -radhiyallahu anhu- pada masa kekhalifahannya dikenal sebagai khalifah yang adil dan sangat merakyat. Diantara rutinitas yang kerap Beliau lakukan dalam setiap malamnya ialah blusukan ke tengah-tengah rakyatnya secara sembunyi-sembunyi untuk mengetahui keadaan rakyatnya yang sesungguhnya. Apabila ada diantara mereka yang hidup dalam kekurangan, maka Beliau segera cukupkan kebutuhannya. Begitulah rutinitas yang dilakukan Umar Ibn Khattab –radhiyallahu anhu- pada setiap malamnya, menolong rakyatnya yang lemah, memberi makan mereka yang kelaparan serta memenuhi kebutuhan mereka yang kekurangan.

    Sungguh merupakan potret pemimpin idaman. Pemimpin yang takut kepada Allah. Pemimpin yang aktif mengamati dan memperhatikan keadaan rakyatnya karena memandang jabatan adalah sebuah amanah yang akan Beliau pertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala. Pemimpin yang menjadi teladan menyadari bahwa memberi dan berbagi tidak harus menunggu orang datang kepada anda seraya meminta pertolongan. Namun, berbagi adalah situasi dimana anda sesekali harus datang menjemput bola. Mengamati keadaan di sekitar anda, tentang siapa diantara bawahan anda-jika anda adalah seorang pimpinan-, atau tetangga dan teman-teman anda yang memang benar-benar membutuhkan pertolongan anda. Karena sungguh diantara banyaknya manusia yang hidup dalam garis kemiskinan dan kekurangan, ada sekelompok kecil diantara mereka yang lebih memilih untuk bersabar dengan keadaanya dan tidak meminta-minta. Orang-orang seperti inilah yang paling berhak untuk kita bantu. Allah Ta’ala berfirman :

    لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

    Artinya :”(Apa yang kamu infakan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalang usahanya karena jihad di jalan Allah sehingga mereka tidak bisa berusaha di muka bumi, orang yang tidak mengenal mereka menyangka bahwa mereka itu adalah orang-orang yang berkecukupan karena mereka menjaga diri mereka (dari meminta-minta). Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-ciri mereka yaitu tidak meminta-minta kepada orang lain. Dan apapun harta yang baik yang kamu infakkan maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.”. (Q.S. Al Baqarah ; 273)

    Ayat diatas mengajak kita untuk lebih mengenal dan peduli kepada orang-orang yang berada disekitar kita. Mengamati dan memberikan perhatian lebih. Agar kita bisa terlibat lebih aktif dalam memberi dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

    Baarakallahufiikum

    ✍️ Penulis : Ustadz Rafael Afrianto, Lc

    Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here