Aplikasi Cinta

    0
    45

    Saudaraku seiman, ketika kita menyatakan loyalitas kita kepada sesama muslim, dan memproklamirkan kecintaan kita kepada hamba-hamba Allah yang beriman kepadaNya, maka pastinya disana ada konsekuensi atau aplikasi yang nampak sebagai tanda wujudnya kecintaan tersebut.

    Beberapa aspek yang nampak, sebagai buah dari rasa cinta kepada sesama muslim diantaranya adalah:

    1) Berhijrah ke negeri muslim karena lari dari kekufuran dengan membawa akidah islamnya agar bisa terselamatkan

    2) Menolong kaum muslimin dan membantu mereka dengan jiwa, harta dan lisan sesuai dengan kadar kemampuan

    3) Ikut merasakan sakit yang mereka rasakan, dan ikut merasa senang dengan kesenangan mereka

    4) Memberikan nasehat baik kepada mereka, dan mencintai kebaikan untuk mereka, serta tidak menipu mereka

    5) Menghormati dan menghargai mereka, serta tidak mencela mereka

    6) Hendaklah bersama menyertai mereka dalam keadaan susah dan senang, sempit dan lapang. Berbeda dengan orang munafik yang menyertai orang-orang yang beriman hanya ketika senang dan lapang saja, tapi menyingkir dan berlepas diri dari mereka ketika mereka berada dalam kesempitan dan kesusahan

    7) Mengunjungi mereka dan senang untuk bertemu serta berkumpul dengan mereka

    8) Berlaku lemah lembut dengan orang-orang yang lemah diantara mereka, dan mendoakan kebaikan untuk mereka, serta memohonkan ampunan untuk mereka dari Allah Taala.

    Begitu pula loyalitas kepada orang-orang kafir, memiliki aspek-aspek yang nampak, diantaranya adalah:

    1) Menyerupai (tasyabbuh) dengan mereka, baik dari segi pakaian,gaya bicara dan yang lainnya. Nabi shollallahu alaihi wasallam bersabda:

    من تشبه بقوم فهو منهم

    “ Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka.”

    2) Bermukim di negeri kafir yang menghalangi seseorang melakukan kewajiban agamanya, sedang ia sanggup untuk hijrah ke negeri muslim. Tetap bermukim di negeri kafir dalam keadaan seperti itu adalah satu diantara bentuk loyalitas terhadap orang-orang kafir.

    3) Membantu orang-orang kafir dan menolong mereka untuk melawan atau menentang kaum muslimin, serta memuji-muji dan membela mereka.

    4) Meminta pertolongan mereka dengan penuh kepercayaan (tsiqoh) terhadap mereka, dan memberikan jabatan/kedudukan penting untuk mereka, serta menjadikan mereka sahabat karib dan sarana untuk bermusyawarah.

    5) Mengikuti hari-hari besar orang-orang kafir, dan membantu mereka dalam pelaksanaannya serta mengucapkan selamat kepada mereka dihari tersebut.

    6) Bernama dengan nama-nama orang kafir, dan memohonkan ampunan untuk mereka serta mendoakan rahmat bagi mereka.

    Semoga Allah Taala selalu menguatkan iman kita sampai akhir hayat kita. Waffaqonallahu waiyyakum alal khoir.

    ✍️ Penulis : Ustadz Muhammad Abul Mauludi
    Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa