Bekerja Untuk Keabadian

    0
    119

    Al Quran ditulis …

    Sunnah ditulis ….

    Daftar tokoh periwayat hadits ditulis ….

    Seluruh jenis ilmu agama dengan berbagai spesifikasinya, pun ditulis …

    Tidak itu saja,

    Ayat-ayat syaithan juga ditulis …

    Produk menyimpang dari pemikiran sesat juga ditulis …

    Biografi para perawi pemikiran sesat itu juga ditulis …

    Seluruh jenis kejahatan dalam berbagai spesifikasinya, pun juga ditulis …

    Dua kutub berbeda itu bersaing dalam memperebutkan objek yang sama.

    Masing-masing dari kedua kutub berbeda itu memiliki para jenderal dan tokoh penggiatnya, yang terus akan dikenang oleh sejarah sebagai tokoh kebaikan atau tokoh kejahatan.

    Olehnya, mari memposisikan diri kita secara baik dan terhormat. Menulislah untuk kebaikan. Menulislah untuk sesuatu yang abadi.

    Prof. Dr. Abd Aziz Fauzan berkata;

    ‏أكثر مايغيظ المنافقين والمناوئين ليس الرد على افتراءاتهم، فهذا مايتمنون إشغالك به. وإنما هو نجاحك في نشر الخير والهدى وخدمة دين الله ونفع عباده

    “Hal yang paling tidak disenangi oleh para penggiat kejahatan bukanlah orang-orang yang selalu mendebat mereka dari setiap pemikiran sesat yang mereka publish. Justru itulah harapan orang-orang sesat itu. Mereka ingin menyibukkan kalian dengan hal-hal yang tidak penting. Satu hal yang sungguh akan membuat mereka tidak senang adalah keberhasilanmu dalam menyebarkan kebaikan dan petunjuk dan usahamu untuk berkhidmat (bekerja dengan penuh tulus) untuk kepentingan agama dan memberi kemanfaatan kepada seluruh manusia.”.

    Dalam sebuah kutipan pernyataan disebutkan, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.

    Baarakallahufiikum dan semoga kita semua masuk dalam jajaran hamba Allah yang menjadi duta-duta rahmat bagi  alam semesta.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here