Berusaha dan Mintalah Kepada-Nya

Dalam Al Quran, Allah berfirman:

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْآنِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰ إِلَيْكَ وَحْيُهُ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”. (Thaaha : 114)

 

Dalam ayat ini Allah memberikan arahan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam agar tidak terburu-buru dalam menetapkan hukum agama sebelum adanya wahyu.

Maka jika Rasulullah saja diperintahkan demikian,  tentu saja perintah seperti itu lebih pantas ditujukan kepada pengikut Beliau.

Selanjutnya, Allah kembali mengarahkan Beliau agar meminta tambahan ilmu berupa kepahaman yang benar dari ilmu yang diketahuinya agar dapat menjadi hakim dan pemutus perkara secara adil dan benar.

Arahan tersebut -diantaranya- menunjukkan bahwa seorang tidak boleh sombong terhadap ilmu yang dimilikinya. Karena betapa banyak orang yang memiliki perbendaharaan ilmu yang banyak,  namun ternyata ia tidak atau kurang memahaminya.

 

Wallahu a’lam bisshawaab.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: