Dua Inti Syari’at

    0
    267

    Inti dari ajaran seluruh agama samawi bermuara pada upaya mewujudkan dua hal, yaitu :

    • Yang pertama adalah memperbaiki hubungan hamba dengan Allah
    • Yang kedua adalah memperbaiki hubungan hamba dengan sesamanya.

    Banyak keterangan dari Al Quran dan sunnah yang menjelaskan dua asal ini. Diantaranya adalah :

    1. Firman Allah dalam surah Ali Imraan, ayat 102-103 :

    يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (102) وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

    “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim. Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah.”. Demikian Allah mengarahkan hamba untuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.

    Kemudian Allah berfirman; “Dan janganlah kamu bercerai berai”, sebagai arahan agar mereka memperbaiki hungan dengan sesamanya.

    1. Firman Allah dalam surah As Syuura, ayat 13 :

    شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ

    “Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) . Demikian Allah mengarahkan hamba untuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.  

    Kemudian Allah berfirman : “dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya.” , sebagai arahan agar mereka memperbaiki hubungan dengan sesamanya.

    1. Firman Allah dalam surah Al Anfaal, ayat 1:

    يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَنْفَالِ قُلِ الْأَنْفَالُ لِلَّهِ وَالرَّسُولِ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ

    “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, “Harta rampasan perang itu milik Allah dan Rasul (menurut ketentuan Allah dan Rasul-Nya), maka bertakwalah kepada Allah”. Demikian Allah mengarahkan hamba untuk memperbaiki hubungannya dengan Allah.

    Kemudian Allah berfirman “Dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu”, sebagai arahan agar mereka memperbaiki hubungan dengan sesamanya.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa amalan itu adalah :

    تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الخُلُقِ

    “Takwa kepada Allah dan Akhlak yang baik”. (HR. Tirmidzi)

    Demikianlah juga wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu,

    اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

    “Bertakwalah kepada Allah di manapun kamu berada, ikutilah perbuatan salah yang engkau lakukan dengan kebaikan, semoga kebaikan itu menutupinya; dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.”. (HR. Ahmad)

    Dengan memahami dua asal ini diharapkan bahwa ummat ini akan melakukan upaya-upaya kongkrit agar dapat mewujudkan keduanya di tengah-tengah kehidupan mereka.

     

     

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here