Diantara masalah agama ada hal pokok, mendasar dan baku yang wajib diketahui oleh setiap muslim. Berikut sedikit ulasan tentang perkara-perkara itu, semoga menjadi bahan renungan bagi setiap kita agar tetap berada di atas jalan yang benar. Diantara masalah itu adalah :

  1. Allah tidak menciptakan satupun makhluk, termasuk manusia, melainkan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mentauhidkan Allah. Allah berfirman;

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembah dan mentauhidkanKu.”. (Adz Zariyaat; 56)

  1. Setiap makhluk pasti akan binasa. Setiap mereka pasti akan mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan Allah. Dan setiap mereka pasti akan dibalas berdasarkan amalan yang telah dilakukannya. Allah berfirman;

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?.”. (Al Mukminuun; 115)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”. (Al Imraan; 185)

  1. Yang beruntung dihadapan Allah, hanyalah mereka yang baik dan taat. Allah berfirman;

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”. (An Nahl; 97)

  1. Untuk menjadi hamba yang baik, maka Allah mengutus para Rasul dan menurunkan kepadanya kitab suci. Allah berfirman;

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.”. (Al Baqarah; 2)

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”. (Thaaha; 124)

  1. Allah mengangkat sosok pilihan sebagai Rasul (utusan-Nya) untuk menyampaikan kitab Nya kepada seluruh manusia dan untuk menjelaskannya kepada mereka. Allah berfirman;

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan,”. (An Nahl; 44)

  1. Rasul terakhir yang Allah utus adalah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan kitab terakhir yang mengiringi kerasulan Beliau adalah al Quran. Allah berfirman;

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”. (Al Ahzaab; 40). Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda;

وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

“Demi Zat yang jiwa Muhammad berada dalam tangan-Nya, tidak seorangpun dari ummat ini yang mendengarku, baik ia itu adalah Yahudi maupun Nashrani, lantas ia meninggal sebelum beriman terhadap risalahku ini; melainkan ia itu adalah penghuni neraka” . (HR. Muslim).

  1. Penjelasan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap al Quran bisa berupa perkataan, atau perbuatan, dan bisa pula berupa diamnya Beliau terhadap sesuatu yang dikatakan atau dilakukan dihadapannya.
  2. Penjelasan tersebutlah yang diistilahkan dengan sunnah atau hadits.
  3. Hamba yang baik akan taat kepada al Quran. Allah berfirman;

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (An Nuur; 51)

  1. Hamba yang taat kepada aturan al Quran, akan juga taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai utusan yang memiliki otoritas mutlak dalam menjelaskan agama dan aturan Allah. Allah berfirman;

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (31) قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

“Katakanlah wahai Muhammad kepada mereka: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.”. (Al Imraan; 31-32)

  1. Taat kepada Allah dan taat kepada Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam pengertian yang menyeluruh; demikianlah makna global dari persaksian seorang sebagai syarat sah keislamannya, “Asyhadu an laa ilaaha illallaah – wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah”.
  2. Pengakuan seorang muslim “Laailaaha illallaah” (Tidak ada sembahan yang benar selain Allah) adalah pengakuan yang memiliki konsukwensi yang harus dijalankan.
  3. Konsekwensi lazim dari pengakuan itu adalah mengingkari seluruh bentuk peribadatan di luar Islam. Allah berfirman;

فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى

“Maka barangsiapa ingkar kepada sembahan selain Allah dan beriman kepada Allah, sungguh ketika itu ia telah berpegang teguh dengan tali Allah yang kuat.”. (Al Quran, surah Al Baqarah, ayat 256)

Di dalam ayat ini dinyatakan bahwa syarat benarnya keberislaman seorang ada dua, yaitu;

*) Mengingkari thaghut (seluruh yang disembah selain Allah)

*) Beriman kepada Allah

Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda;

مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ حَرُمَ مَالُهُ وَدَمُهُ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ

“Barangsiapa berkata “laailaaha illallah” dan ingkar terhadap apa yang disembah selain Allah; maka –ketika itu- haramlah harta dan darahnya, dan hisabnya akanlah berada di tangan Allah.”. (HR. Muslim). Syaikh Nashir bin Abdullah al ‘Ulwaan berkata;

لا يُكتفى بعصمة دم المسلم أن يقول: لا إله إلا الله، بل لا بد أن يضيف إليها الكفر بما يُعبد من دون الله

“Hadits di atas menjelaskan bahwa jaminan Islam terhadap harta dan darah seorang hanyalah berlaku dengan dua syarat, yaitu; syahadat dan ingkar terhadap thaguut … “. (Syarhu Nawaaqid al Islam, ttp://www.alfadilat.com/view_article/78)

  1. Bentuk pengingkaran terhadap thaghut (sesuatu yang disembah selain Allah), –oleh ulama- diwujudkan sebagai berikut ;
  • Meyakini batalnya ibadah kepada selain Allah
  • Meninggalkan ibadah tersebut
  • Membenci ibadah tersebut
  • Menyatakan bahwa pelaku ibadah tersebut salah dan menyimpang
  • Tidak bersikap loyal kepada mereka dalam segala hal berkenaan dengan ibadah mereka, termasuk hari-hari besar keagamaannya.

Demikian diantara hal pokok yang wajib diketahui dan dijalankan oleh setiap muslim. Semoga Allah membimbing setiap kita untuk menjadi muslim yang baik,  dan kemudian mewafatkan kita juga dalam keadaan muslim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here