Karena khawatir terinfeksi corona, bolehkah tidak berpuasa ?

    0
    269

    Bagi mereka yang tengah sakit / terinfeksi penyakit itu, maka dibolehkan berbuka puasa dan mengqadhanya pada hari yang lain setelah Ramadhan, berdasarkan firman Allah dalam surah Al Baqarah, ayat 184 dan ayat 185.

    Demikianlah keringanan yang Allah berikan kepada kaum muslimin terkait dengan ibadah puasa yang mereka lakukan.

    Adapun bagi mereka yang alhamdulillah dalam keadaan sehat dan tidak sakit, serta sanggup berpuasa; maka wajib bagi mereka berpuasa. Dan hal demikian telah menjadi kesepakatan di kalangan ulama kaum muslimin.

    Tidak ada keterangan yang dapat dijadikan alasan bagi mereka yang hanya karena kekhawatiran terjangkit penyakit tersebut, lantas tidak berpuasa.

    Hal lain yang menguatkan keterangan di atas bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis langkah-langkah yang diperlukan untuk menjalani bulan Ramadan dengan aman di tengah pandemik. Langkah-langkah itu dirilis WHO pada Rabu (15/4) dengan tajuk “Safe Ramadan Practices in the Context of the Covid-19”. Dalam point yang terkait dengan pelaksanaan puasa, dinyatakan :

    Tidak ada penelitian yang dilakukan terkait dengan adanya risiko terinfeksi Covid-19 bagi mereka yang melaksanakan ibadah puasa. Orang sehat seharusnya bisa berpuasa selama bulan Ramadhan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Adapun pasien penderita Covid-19 dianjurkan untuk memanfaatkan keringan hukum, bisa membatalkan puasa bulan Ramadhan, dengan (juga) berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa mereka, seperti halnya penyakit lainnya.

    Untuk kelengkapan rilis WHO ini dapat dibaca melalui link berikut : https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/331767/WHO-2019-nCoV-Ramadan-2020.1-ara.pdf?sequence=10&isAllowed=y

    Lihat juga penjelasannya di :

     

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here