Membasuh di atas sepatu atau kaos kaki ketika wudhu

    0
    165
    Pertanyaan :

    Mau tanya.bagaimana hukumnya Sholat pakai alas kaki, maksud saya sah apa tidak ?. Terima kasih

    Jawaban :

    Shalat dengan menggunakan alas kaki hukumnya sah. Asal hukum ini adalah dibolehkannya mengusap bagian atas sepatu atau kaos kaki bagi mereka yang tidak melepaskannya ketika wudhu sebagai ganti dari membasuh di atas kaki bagi mereka yang tidak mengenakan sepatu atau kaos kaki di saat wudhu itu. Nah, bagaimana penjelasan rincinya ?. Berikut pemaparannya :

    Satu diantara karakter yang dimiliki oleh syari’at ini adalah kemudahan. Maka diantara kemudahan yang ditawarkan Islam kepada kaum muslimin adalah kebolehan membasuh di atas sepatu atau kaos kaki ketika wudhu bagi mereka yang telah terlebih dahulu mengenakannya –dengan beberapa ketentuan yang akan diulas- sebagai ganti dari mencucinya secara langsung.

    Beberapa ketentuan terkait dengan keringanan ini adalah;

    1. Wajib bagi yang ingin memanfaatkan keringanan ini untuk berada dalam keadaan suci (telah berwudhu) sebelum mengenakan sepatu atau kaos kaki.
    2. Sepatu atau kaos kaki yang dikenakan harus dalam keadaan tidak bernajis.
    3. Ketentuan bolehnya memanfaatkan keringanan ini hanya berlaku untuk hadats kecil saja. Dan tidak berlaku untuk hadats besar.
    4. Kebolehan membasuh di atas sepatu atau kaos kaki ini hanya berlaku selama waktu tertentu, yaitu;
      • Sehari semalam bagi yang muqim (tidak safar)
      • tiga hari-tiga malam bagi yang safar.

    Ketentuan waktu ini mulai berlaku terhitung semenjak waktu awal membasuh setelah berhadats.

    Dasar dari ketentuan ini diantaranya adalah hadits Shafwaan bin ‘Assaal radhiyallahu ‘anhu, Beliau berkata;

    كُنْتُ فِي الْجَيْشِ الَّذِينَ بَعَثَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَنَا أَنْ نَمْسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ إِذَا نَحْنُ أَدْخَلْنَاهُمَا عَلَى طُهْرٍ؛ ثَلَاثًا إِذَا سَافَرْنَا وَيَوْمًا وَلَيْلَةً إِذَا أَقَمْنَا وَلَا نَخْلَعَهُمَا إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ

    “Pernah saya berada dalam pasukan yang diutus oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk membasuh di atas sepatu-sepatu kami (tidak perlu melepasnya ketika wudhu) dengan ketentuan;

      • Kami telah mengenakan sepatu-sepatu tersebut dalam keadaan suci
      • Ketentuan ini hanya berlaku selama sehari-semalam bagi yang muqim dan tiga hari-tiga malam bagi yang safar
      • Ketentuan ini hanya berlaku untuk yang berhadats kecil dan tidak bagi yang junub.”. (HR. Ahmad)

    Demikian beberapa ketentuan berkenaan dengan membasuh di atas sepatu atau kaos kaki ketika berwudhu. Dan dari penjelasan ini diketahui bahwa seorang yang berwudhu dengan cara demikian, dan shalat dengan mengenakan sepatu atau kaos kakinya tadi ; maka wudhu dan shalatnya dinyatakan sah. Wallahu a’lam bis shawaab.


    Donasi Korban Gempa Sulbar