Pena, Kitab dan Senjata

    0
    88

    Jihad adalah satu diantara inti ajaran agama. Dengan semangat itulah, kaum muslimin Indonesia bergerak menembus riuhnya dentuman peluru penjajah, mempertahankan kedaulatan NKRI dari niat jahat orang-orang yang hendak merampasnya.

    Hal yang identik dengan jihad adalah senjata dan amunisi. Namun wajib diingat bahwa ada hal lain yang juga sangat identik dengan jihad tetapi mungkin sebagian orang lupa atau tidak mengetahuinya.

    Hal yang dimaksud adalah kitab dan pena. Belajar dan mengajarkan ilmu agama adalah jenis lain daripara jihad fi sabilillah. Jihad di medan perang pun sangat membutuhkan ilmu dan arahan agama. Pada titik inilah nampak peran dan urgensi ilmu, para penuntutnya dan para Ustadz yang mengajarkannya.

    Belum lagi bahwa diera globalisasi dan informasi saat ini, kaum muslimin dihadapkan dengan sebuah perang yang tidak kalah dahsyatnya dengan perang di medan tempur. Bahkan dari perang jenis inilah, tidak sedikit golongan lemah iman dari kalangan muslim berpindah haluan ke barisan musuh-musuh Allah. Perang itu adalah perang pemikiran dan ideologi. Sekali lagi, pada titik ini nampak peran dan urgensi ilmu, para penuntutnya dan para Ustadz yang mengajarkannya. Allah berfirman ;

    وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَائِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

    “Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”. (At Taubah: 122)

    Ilmu yang benar akan melahirkan iman. Keimanan yang kokoh akan berbuah amal shaleh, yang salah satu bentuknya adalah dakwah yang benar disertai sikap sabar dan istiqamah. Di saat itulah seorang akan terlepas dari kerugian yang melingkupinya. Allah berfirman;

    وَٱلۡعَصۡرِ . إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَفِي خُسۡرٍ . إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ

    “Demi masa, sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”. (Al Ashr; 1-3)

     


    Open Donasi Untuk Korban Bencana Gempa Sulbar