Ramadhan Di Masa Ujian

    0
    350

    Sejak Covid 19 dinyatakan oleh WHO sebagai pandemi global, banyak kegiatan ritual keagamaan berdampak atau terpengaruh oleh aturan pencegahan penyebaran infeksi corona. Berbagai ibadah dan kegiatan rutin yang telah membudaya di masyarakat muslim, seperti shalat berjama’ah, kajian, tabligh akbar di larang. Bahkan dampak ini pun turut dirasakan oleh para jama’ah haji dan umrah di berbagai negara di dunia.

    Ramadhan telah diambang pintu. Tentu berbagai kegiatan Ramadhan yang telah rutin dijalankan oleh kaum muslimin dari tahun ke tahun telah dapat diprediksi akan mengalami perubahan yang tidak sedikit di masa pandemi ini. Namun tentu saja keadaan ini tidak boleh menjadi sebab turunnya semangat dan usaha kita untuk menjadi maksimal di bulan mulia ini. Justru cobaan global ini seharusnya menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan menjadikan kita lebih khusyu dalam menghadapi hari-hari kita di masa-masa cobaan ini.

    Berikut ini adalah beberapa panduan umum menjalani hari-hari Ramadhan, semoga menjadi bekal yang bermanfaat bagi kita semua.

      Tuntunan Umum Ramadhan
    1. Shaum (puasa) secara terminologi berarti ibadah berupa menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dan mengurangi kesempurnaannya mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
    2. Puasa yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim setiap tahun adalah puasa di bulan Ramadhan.
    3. Golongan yang wajib melaksanakan puasa Ramadhan adalah muslim, berakal, baligh, sehat, tidak sedang safar, dan tidak masuk dalam kelompok orang yang tidak sanggup berpuasa (lansia, ibu hamil dan menyusui, serta pengidap penyakit menahun)
    4. Orang yang sakit boleh tidak berpuasa dan wajib mengganti puasanya itu pada hari lain setelah Ramadhan.
    5. Orang yang sedang safar boleh tidak berpuasa dan wajib mengganti puasanya itu pada hari lain setelah Ramadhan.
    6. Kelompok orang yang tidak sanggup berpuasa diwajibkan membayar fidyah, yaitu : memberi makan seorang miskin sejumlah hari puasa yang tidak sanggup dilaksanakannya itu.
    7. Hal-hal yang membatalkan puasa seseorang adalah makan, minum, berjimak dan muntah dengan sengaja.
    8. Tujuan dari berpuasa adalah untuk menjadi takwa.
    9. Takwa adalah aktivitas hati dan jasad yang sesuai dengan arahan Allah. Dan puncak dari ketakwaan adalah ihsan, yaitu menghadirkan Allah dalam segenap aktivitas yang dilakukan.
    10. Hal-hal yang mengurangi atau bahkan dapat menihilkan pahala seorang yang berpuasa adalah seluruh perkara sia-sia dan seluruh jenis maksiat (bertentangan dengan tujuan ibadah puasa), seperti ; menghabiskan waktu untuk bermain game, ghibah, mendengar dan menonton tayangan-tayangan haram, berpacaran, dan yang semisalnya.
    Agenda bulan Ramadhan   
    1. Berniat puasa (pekerjaan hati dan bukan lisan)
    2. Melambatkan sahur (melaksanakannya di akhir waktu)
    3. Melaksanakan shalat wajib di awal waktu, sendiri atau berjama’ah di rumah masing-masing
    4. Wirid dan dzikir pagi dan petang
    5. Shalat Dhuha
    6. Tadarrus Al Quran
    7. Tadabbur ayat Al Quran
    8. Qiyamul lail (tarwih + witir) , sendiri atau berjama’ah di rumah masing-masing
    9. Memperbanyak doa
    10. Bersedekah
    11. Memberi buka puasa
    12. Menyegerakan buka puasa
    13. Bersungguh-sungguh mendapatkan kemuliaan lailatul qadr (sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan)
    14. Memberikan zakat fithri
    15. Menyambung silaturrahim dengan kerabat yang jauh dapat di lakukan secara online
    Beberapa kesalahan di bulan Ramadhan
    1. Melakukan aktivitas berkumpul yang menyalahi arahan resmi dari ulama dan pemerintah untuk memutus penyebaran virus covid-19
    2. Merasa sedih, malas, loyo dan tidak bergairah menyambut bulan suci Ramadhan.
    3. Mendahului kaum muslimin dalam memulai awal puasa dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya.
    4. Tidak melaksanakan shalat fardhu lima waktu
    5. Berlebih-lebihan dan boros dalam menyiapkan dan menyantap hidangan berbuka serta sahur.
    6. Masih tetap berbuat maksiat di bulan yang suci ini
    7. Tidak atau jarang membaca Al Quran
    8. Menghabiskan waktu dengan game dan tidur
    9. Menghabiskan waktu dengan menikmati tayangan yang bertolak belakang dengan ajaran atau tujuan berpuasa
    10. Lalai dan tidak menghidupkan malam dengan qiyamul lail

    Demikian beberapa panduan umum menghadapi Ramadhan tahun ini. Dan apapun aktivitas kebaikan yang dilakukan oleh seorang mukmin jika diniatkan ikhlas sebagai bentuk ibadah kepada Allah dan mengikuti panduan ulama dan kebijakan pemerintah, maka hal itu in sya Allah akan bernilai ibadah yang agung di sisi Allah. Wal hamdulillahi Rabbil ‘Aalamiin

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here