Rasulullah dan Teladan Kedermawanannya

    0
    86

    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah sebaik-baik teladan bagi ummat Islam. Keteladanan Beliau terpancar jelas dan terang benderang dalam seluruh aspek dan sisi kehidupan. Dalam ibadah, akhlak, kezuhudan, ketakwaan serta dalam aspek kedermawanan pun , Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah contoh terbaik. Para sahabat radhiyallahu anhum adalah saksi hidup dari kedermawanan Beliau shallallahu alaihi wasallam. Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma berkata ;

    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ

    Artinya : “ Bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah manusia yang paling dermawan dan kedermawanan Beliau semakin bertambah ketika tiba bulan Ramadhan, ketika Jibril mendatanginya. Dan Jibril senantiasa mendatangi Rasulullah pada setiap malam di bulan Ramadhan dan Jibril membaca kepadanya Al qur’an. Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah seseorang yang lebih dermawan dengan kebaikan dibandingkan angin yang bertiup”. (Muttafaq alaih)

    Bahkan kedermawanan yang Beliau contohkan tidak hanya di saat Beliau dalam keadaan lapang dan kelebihan harta saja. Namun, dalam keadaan susah pun Beliau adalah pribadi yang paling dermawan. Kedermawanan yang tak lekang oleh keadaan. Kedermawanan yang tak pernah khawatir dan gelisah di saat ancaman kemiskinan terlihat jelas di depan mata.

    Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas ibn Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya seorang laki-laki badui meminta kambing-kambing yang memenuhi dua gunung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, lalu beliau pun memenuhi permintaan si badui tersebu dan memberikan seluruh kambing yang ada di dua gunung tersebut kepada si badui. Lalu sang badui pun pulang ke kampungnya seraya berseru kepada seluruh penduduk kampungnya: “Wahai kaumku, masuklah kalian semua ke dalam agama Islam karena sesungguhnya Muhammad akan memenuhi semua permintaan kalian seperti sosok yang tidak khawatir jatuh miskin. (H.R. Muslim)

    Sungguh indah apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Keteladanan yang patut kita tiru dan kita contoh dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahwa seorang muslim adalah sosok yang memiliki semangat untuk memberi dan berbagi. Dan harta yang saat ini berada di dalam genggamannya serta segenap perhiasan dunia yang saat ini ia miliki bukanlah sepenuhnya miliknya pribadi, melainkan semua itu adalah titipan dan amanah dari Allah yang kelak akan kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah Ta’ala.

     

    Baarakallahufiikum

     

    Penulis : Ustadz Rafael Afrianto, Lc

    Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here