Shalat dengan Pakaian Bergambar dan Pendek

    0
    155

    Diantara hal yang sangat dituntut ketika shalat adalah menjaga kekhusyuan. Sebagaimana menjaga kekhusyuan diri sendiri adalah wajib, maka demikian pula menjaga kekhusyuan orang lain. Satu diantara hal yang bisa mengganggu kekhusyuan itu adalah gambar-gambar yang terpampang di hadapan orang yang tengan melaksanakan shalat. Olehnya itu, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyuruh Aisyah radhiyallahu ‘anha untuk melepaskan kain yang menutupi salah satu sisi ruangan dari rumahnya karena gambar-gambar yang menghiasinya, dan gambar-gambar itu mengganggu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat. Berdasarkan penjelasan ini maka tidak diperkenankan bagi seorang memakai baju bergambar atau memiliki tulisan yang dapat mengganggu kekhusyuan orang lain ketika shalat.

    Hal lain berkenaan dengan shalat bahwa satu diantara syarat sahnya shalat adalah menutup aurat. Berdasarkan hal tersebut dan mengingat bahwa bagian tubuh yang disebutkan dalam pertanyaan ini adalah termasuk aurat, maka tidak boleh sengaja menyingkapnya atau sengaja memakai pakaian pendek yang sangat berpotensi tampaknya aurat dengan pakaian itu ketika shalat.

    Tetapi jika seorang telah menutup auratnya secara sempurna, namun di pertengahan shalat tersingkap auratnya secara tidak sengaja, maka wajib baginya untuk segera menutup auratnya yang tersingkap itu dan shalatnya tetap sah. Penulis kitab Ar Raudh Al Murbi’e berkata:

    ومن انكشف بعض عورته في الصلاة ـ رجلا كان أو امرأة ـ وفحش عرفا وطال الزمن أعاد، وإن قصر الزمان أو لم يفحش المكشوف ولو طال الزمن لم يعد إن لم يتعمده

    “Barangsiapa tersingkap auratnya ketika shalat, baik laki-laki atau wanita, dan bagian yang tersingkap itu adalah banyak, serta berlangsung dalam waktu lama, maka orang itu wajib mengulang shalatnya. Tetapi apabila tersingkapnya aurat itu berlangsung singkat atau bilamana bagian yang tersingkap itu tidak banyak meski tersingkapnya berlangsung lama; maka hal tersebut tidaklah membatalkan shalatnya, yaitu jika terjadi secara tidak sengaja.”.

    Diantara dalil akan hukum yang telah disebutkan adalah pernyataan ‘Amr bin Salamah radhiyallahu ‘anhu, Beliau pernah menjadi imam shalat mengenakan pakaian yang agak pendek. Ketika sujud, aurat Beliau tersingkap. Saat itu, seorang wanita berkata; “Tutupilah dari kami aurat imam kalian itu.”. Dalam riwayat ini, tidak ada keterangan yang menyebutkan bahwa ‘Amr bin Salamah mengulang shalatnya.

    Wallahu a’lam bis shawaab

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here