Tips Beragama Secara Benar

    0
    79
    Petanyaan :

    Bagaimana seorang muslim dapat beragama secara baik dan benar ?

    Jawab   :

    Agar dapat beragama secara baik dan benar maka Allah menurunkan al Quran dan mengutus Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjelaskan kepada manusia Al Quran yang Ia turunkan itu. Allah berfirman;

    وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ النحل: 44

    “Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia Al Quran yang telah diturunkan kepada mereka itu dan supaya mereka memikirkan.”. (An Nahl; 44)

    Penjelasan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masalah agama diistilahkan dengan sebutan sunnah.  Penjelasan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu dapat berupa tiga hal, yaitu;

    1. Dapat berupa ulasan (diistilahkan dengan sebutan sunnah qauliyyah)

    2. Dapat berupa perbuatan (diistilahkan dengan sebutan sunnah fi’liyyah)

    3. Dapat pula berupa diamnya Beliau terhadap sebuah perkataan atau perbuatan yang didengar, dilihat atau diketahuinya (diistilahkan dengan sebutan sunnah taqririyyah)

    Demikianlah tuntunan utama agar manusia dapat memahami agama secara benar.

    Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat, maka terputuslah wahyu, sedangkan permasalahan tidak berhenti bahkan semakin beragam dan kompleks. Maka untuk menjawabnya,  Allah berfirman;

    فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ _ النحل: 43

    “Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan agama jika kamu tidak mengetahui jawaban dari masalah-masalah agama.”. (An Nahl; 43). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

    العُلَمَاء هُمْ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ، وَرَّثُوا العِلْمَ، مَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

    “Para ulama itu adalah pewaris sekalian nabi. Warisan para nabi itu adalah ilmu agama. Maka barangsiapa mengambil ilmu itu, maka sungguh ia telah mendapatkan bagiannya yang banyak.”. (HR. Bukhari)

    Kesimpulan 

    Untuk memahami agama secara baik dan benar maka seorang wajib merujuk kepada Al-Quran dan sunnah, sebagaimana yang dipahami oleh para ulama (para ulama dari kalangan sahabat, para ulama yang hidup setelah masa mereka (taabi’en), para ulama yang hidup setelah masa taabi’en (at baut taabi’ien), dan para ulama setelah mereka yang konsisten dalam memegang prinsip-prinsip dasar keberislaman para pendahulunya.

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here